Berita Terkini

Berisi tentang seputar berita terkini di Indonesia

Selasa, 30 Maret 2010

Pengacara Andi Kosasih Simpan Beberapa Nama yang Terlibat


Pengacara Andi Kosasih Simpan Beberapa Nama yang Terlibat

MI/Susanto

JAKARTA--MI: Selain Andi Kosasih, beberapa nama juga terlibat dalam kasus pencucian uang yang dilakukan pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan.

"Saya sudah mendampingi Andi Kosasih dan sudah mengetahui beberapa nama yang juga terlibat di dalamnya," ungkap penasehat hukum Andi Kosasih, OC Kaligis, di Jakarta, Senin (29/3).

Meski begitu, Kaligis enggan menyebutkan nama-nama tersebut. "Kalau saya sebut, nanti mereka itu bisa bikin rekayasa. Nama-nama itu akan saya ungkap setelah polisi menangkap mereka," tambah Kaligis.

Terkait uang Rp24 miliar yang ada di dalam rekening Gayus Tambunan, Kaligis enggan memberikan informasi. "Saya tidak berkomentar tentang hal tersebut. Nanti akan saya ungkapkan," tambahnya.

Ia menambahkan tindakan Andi Kosasih menyerahkan diri ke Mabes Polri merupakan pertanda baik. "Dari tindakan itu, kita sebenarnya dapat menilai apakah klien saya benar atau salah," terang Kaligis.

Andi Kosasih menghubungi Kaligis Jumat (26/03). Kaligis dipilih Andi menjadi pengacara berdasarkan rekomendasi kerabatnya yang berdiam di Amerika Serikat. "Saya meminta ia memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi," tambah Kaligis.

Setelah itu, Kaligis bersama Andi pun mendatangi Mabes Polri untuk menyerahkan diri. "Dan saya masih tetap mendampingi Pak Andi Kosasih," tambahnya. (Dvd/OL-06)

Senin, 29 Maret 2010

Mr HP Penulis Skenario bagi Gayus, Andi

Henry Yosodiningrat (kiri)--MI/Susanto

JAKARTA--MI: Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji pernah menyatakan Gayus Tambunan, yang sekarang menjadi buron karena memberikan keterangan palsu terkait kasus penggelapan pajak, hanya wayang dari seorang penulis skenario.

Begitu pula dengan Andi Kosasih yang mengaku sebagai pemilik uang yang berada di rekening Gayus. Nah, siapakah pembuat skenario kasus itu?

Pengacara Susno, Henry Yosodiningrat, mengatakan kliennya pernah menyebut nama Mr X tersebut. "Mr HP," ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/3).

Namun, Henry mengaku tidak mengetahui identitas HP. "Ditelusuri saja lah siapa. Itulah fungsi penyidikan yang sekarang itu untuk membongkar itu. Siapa yang menyuruh? Kemudian uang itu ke mana?" kata dia.

Menurut Henry, Susno curiga ada penyidik yang memercayai begitu saja pengakuan Andi. "Makanya, Pak Susno, di luar sepengetahuan penyidik, dengan caranya Pak Susno, dipanggil dan di situlah ditanya. Apa dialognya? Tanya saja Andi," ujarnya. (*/OL-04)

Jumat, 12 Maret 2010

Persempit Gerak Teroris Sumatra-Jawa Diisolasi

PASCAPENYERGAPAN Dulmatin alias Yahya alias Mansyur alias Joko Pitono dan kawan-kawan di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (9/3), Polri tak ingin kecolongan aksi teroris di Tanah Air, khususnya di Pulau Sumatra dan Jawa.

Di kedua pulau tersebut, Polri mempersempit pergerakan terorisme. Tak ayal, langkah isolasi pun ditempuh. Di sejumlah titik strategis, patroli, penggerebekan, dan razia dilakukan secara gencar, seperti di kawasan pantai, jalur penyeberangan, dan berbagai moda transportasi publik.

Direktorat Kepolisian Air Polda Riau memperketat patroli di perairan Riau yang berbatasan dengan Selat Malaka. Wilayah perairan Selat Malaka yang memisahkan Riau dengan negeri jiran Malaysia berpotensi menjadi pintu keluar para teroris dari Aceh.

Di Jakarta, Detasemen Khusus Antiteror 88 terus menyisir dan menggerebek lokasi-lokasi yang diduga tempat persembunyian Umar Kecil alias Umar Patek dan Zulkarnaen dan puluhan teroris lainnya, seperti di Pasar Festival Kuningan, Jaksel, dan Cipayung, Jaktim. Tak hanya itu, kawasan Baki, Kelurahan Batuanyar, Solo, Jateng, menjadi sasaran penggerebekan. Satu orang yang diduga teroris berhasil diamankan.

Polri juga merazia sejumlah tempat di kawasan pantai utara Pulau Jawa dan jalur tengah nasional. Dalam razia itu, jumlah personel yang diterjunkan sebanyak sepertiga kekuatan dari total personel yang ada di wilayah Polres Lamongan, Jatim.

Untuk mengantisipasi musuh nomor wahid keamanan negara itu, tidak tanggung-tanggung, akan digelar latihan gabungan antiteror bersandi Waspada Nusa II pada Sabtu (13/3). Komando Geladi Markas Besar TNI dan Polri di Jakarta, kemarin, merilis skenario latihan gabungan tersebut.

Latihan akan dilaksanakan di Gedung Bursa Efek Jakarta, Hotel Borobudur, Hotel Mercure Ancol, Bandara Soekarno-Hatta, kapal supertanker di Teluk Jakarta, dan pengeboran minyak di Kepulauan Seribu.

Saat latihan, keenam lokasi itu diserang dan diduduki kelompok terorisme secara bersamaan sehingga TNI dan Polri menurunkan personelnya untuk mengatasi hal itu.

Panglima TNI Djoko Santoso menepis tudingan latihan bersama itu terkait dengan rencana kedatangan Presiden AS Barack Obama. Meski demikian, Djoko mengakui menjelang kedatangan Obama, muncul potensi kerawanan dan gangguan keamanan berdasarkan laporan intelijen yang diterimanya. "Ada kerawanan-kerawanan," tukasnya.

Mencari bom Dulmatin

Tiga hari setelah tewasnya Dulmatin dan dua rekannya di Pamulang, Polri masih mencari bom yang diduga telah dirakit Dulmatin dan kelompoknya. Bom itu diduga telah dirangkai karena polisi menemukan rangkaian pemicu bom yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. "Kami sedang mencari di mana bahan peledak atau bomnya karena kemarin pemicunya sudah ditemukan," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ito Sumardi.

Terkait dengan pengganti Dulmatin, pengamat terorisme Al Chaidar menilai penggantinya mungkin Zulkarnaen karena posisinya selevel dengan Dulmatin di Dewan Markaziah atau Dewan Pusat Jemaah Islamiyah. "Saya hanya menganalisis Zulkarnaen, bukan meminta polisi meringkusnya," ujarnya.

Sabtu, 06 Maret 2010

Kapolri Minta Maaf kepada HMI


JAKARTA--MI: Kapolri Bambang Hendarso Danuri meminta maaf kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) atas tindakan yang dilakukan oleh anak buahnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (4/3). Kapolri memastikan bila ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya, maka akan dilakukan tindakan.

"Pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri terhadap teman-teman dari HMI, kami akan mengambil tindakan. Tentunya saya selaku Kapolri kalau ada kesalahan dari anggota kami di lapangan, kami minta maaf," ujar Kapolri kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/3).

Kapolri menegaskan tidak ada upaya dari kepolisian memanfaatkan masyarakat untuk memusuhi mahasiswa, khususnya HMI. Menurut Kapolri, telah terjadi kesalahpahaman di lapangan sehingga peristiwa di Makasar terjadi. "Tetapi intinya semua sudah bisa kami selesaikan dan teman-teman dari HMI kami minta juga memberikan support membantu kepolisian di semua wilayah," tukasnya.

Kapolri juga telah memerintahkan Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat telah mengambil langkah yang baik dan telah melakukan koordinasi dengan HMI, tokoh masyarakat, dan masyarakat sehingga masalah dapat terselesaikan. Mengenai terjadinya bentrok kembali di Makassar, Kapolri mengaku belum mengetahuinya. Dirinya akan mengecek kembali situasi terakhir. Kapolri meminta semua pihak untuk tidak terpancing dan dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

"Justru pada kesempatan ini saya justru meminta supaya tidak terpancing. Jangan ada pihak-pihak yang dimanfaatkan karena kemarin sudah diselesaikan teman teman dari HMI dengan masyarakat dan kepolisian sudah duduk bersama. Saya pun dengan teman-teman dari pengurus kolektif HMI sudah berkoordinasi."

Jumat, 05 Maret 2010

Presiden Bela Bailout

Pidato Presiden sama sekali tidak menyinggung soal pencopotan jabatan Boediono dan Sri Mulyani. PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono tetap berkeyakinan bahwa pengambilan kebijakan atas penyelamatan Bank Century merupakan keputusan yang paling tepat. Keyakinan Presiden itu tentu saja berseberangan dengan keputusan Rapat Paripurna DPR yang menyatakan kebijakan itu salah.

"Saya dapat memahami mengapa keputusan penyelamatan itu perlu dilakukan. Tidak cukup memahami, saya pun membenarkan kebijakan penyelamatan Bank Century itu," kata Presiden dalam pidatonya di Istana Merdeka, Jakarta, tadi malam. Itulah pidato resmi Presiden untuk menanggapi keputusan Rapat Paripurna DPR pada Kamis (3/3). Keputusan DPR yang diambil lewat voting adalah pemberian dana talangan kepada Bank Century dan penyalurannya diduga ada penyimpangan sehingga diserahkan ke proses hukum.

Dalam putusan DPR itu disebutkan sejumlah nama sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan pengucuran dana talangan Rp6,7 triliun ke Bank Century. Dua nama di antaranya adalah mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang kini menjadi wakil presiden dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang saat itu menjabat Ketua Komite Stabilisasi Sistem Keuangan. Akan tetapi, Presiden dalam pidatonya sama sekali tidak menyinggung soal pencopotan jabatan Boediono dan Sri Mulyani. Malah ia menyebut dua nama itu sudah berjasa menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis. Terhadap mereka yang telah berjasa, katanya, tidak selayaknya dipidanakan. Pidato Presiden itu dihadiri Boediono dan seluruh menteri. Ibu Negara Ani Yudhoyono juga hadir dalam pidato berdurasi 40 menit itu. Sejumlah kelompok masyarakat pun menggelar nonton bareng.

Wajib tunduk
Apa tanggapan Boediono dan Sri Mulyani atas keputusan DPR? Keduanya pasrah. Boediono secara mendadak kemarin mengadakan konferensi pers tidak lebih dari 1 menit. Menurut dia, semua pejabat negara, siapa pun dia, wajib tunduk pada hukum dan menjunjung tinggi amanah rakyat. Selain itu, Boediono yakin bahwa Tuhan selalu berada di pihak kebenaran dan itu berlaku di segala zaman. "Di segala zaman, Tuhan selalu pada pihak kebenaran," katanya seusai membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Istana Wapres Jakarta.

Sri Mulyani pun tetap tegar. Kemarin sekitar pukul 10.30 WIB ia mendatangi ruang Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara II untuk menyampaikan pendapat akhir pemerintah terhadap RUU Pertanggungjawaban APBN 2008. Padahal di ruang itulah, 11 jam sebelumnya, vonis politik untuk dirinya diambil DPR. Tidak lebih dari 5 menit Sri Mulyani berbicara kepada wartawan terkait vonis politik itu. Dia berkukuh bahwa keputusan untuk menggelontorkan dana talangan tersebut didasarkan pada kebenaran.

"Pada saatnya sejarah nanti juga akan menilai mengenai posisi pada kebijakan itu. Nanti ada waktunya sendiri," cetus Sri Mulyani yang mengenakan blazer pink itu. Dia mengingatkan bahwa kebenaran menurut versinya dengan kebenaran politik atau kebenaran yang mementingkan kekuasaan tentu berbeda.

Rabu, 03 Maret 2010

Tolak Usul Pansus, Ketua DPR Ingin Paripurna Century Tetap 2 Hari




Jakarta - Ketua DPR Marzuki Alie tidak sependapat dengan usul Pansus agar sidang Paripurna DPR membahas hasil dan rekomendasi Pansus Century hanya diselesaikan satu hari saja. Marzuki tetap ingin sidang Paripurna Century tetap digelar dua hari.

Marzuki meminta Pansus harus patuh dengan kesepakatan di Bamus. "Itu kan keputusan Bamus, ya harus ditaati," kata Marzuki saat ditemui wartawan di gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (2/3/2010) sebelum memimpin sidang paripurna.

Menurut Marzuki, anggota DPR harus mulai menaati apa yang sudah menjadi kesepakatan dalam Bamus. "Sudah ada musyawarah dan Bamus telah menjadwalkan, dan tentu harus dilaksanakan," jelas Marzuki.

Sebelumnya Pansus Angket Century mengusulkan agar rapat paripurna digelar satu hari yakni tanggal 2 Maret 2010 saja. Sebelumnya beredar kabar juga PD sengaja mengulur penyampaian laporan Pansus untuk terus melobi kesimpulan akhir Pansus.

Kamis, 12 November 2009

Percaya Gak Percaya... Boleh Dicoba...Gratis


Mau HP gratis??
HP, HDTV??
Yang gamers ada PS 3 ato X-Box??
Banyak deh pokoknya.. sy aja ampe bingung loh milih yang mana

Bener2 nggak bayar sama sekali ( Free )!

Hari gini gratis!?? ga percaya??? hahahahaha
sama.. tdnya sy jg ga percaya, tp banyak temen sy dah buktiin...

Mau coba?? gini Caranya:

1. kamu masuk ke sini :
http://www.xpango.com?ref=92101226


2. Klik gratisan apa yang kamu mau (ga cuman HP, ada iPod, ada game machine kaya OX, Nintendo DS, PSP, dll) pokoknya keren dah...

3. klick free gaming console,...Trus kamu sign up (gratis kok) << klik REGISTER NOW >> bagian bawah!
Isi alamat selengkap-lengkapnya (takut nyasar) he..he..

4. Pas pengisian kotak terakhir,, ada REFFERAL ID

5. isi refferal id dgn : 92101226


6. INGAT... 92101226 (Remember)

Nanti akan ada email konfirmasi ke email kamu yg jg ngasih refferal number buat kamu.

setelah itu kirim pesan ini ke temen2mu dan ganti id refferal dengan id-mu

Makin byk temen yg loe ajak gabung, makin byk point yg kamu dpt dan ketika kamu dapetin jumlah point yg sesuai dgn hadiah / hp yg kamu minta, bakalan dikirim tuh Hp/iPod/Gadget ke alamat kamu..

sbg contoh, iPod 80GB nilainya 16 point, jd kalo kamu bisa ajak 16 temen buat register aja, dpt deh tuh Hp.. asik kan? Coba deh, ga ada ruginya koq..
Kan, ga bayar sama sekali...
gampang kok.....
gabung ya
mumpung di indonesia masih sedkit yg gabung... thanks


:: Xpango - Free Gaming Consoles, Free Mobile Phones, Free MP3 Players and Free HDTV's! ::
www.xpango.com
Sumber: www.xpango.com
www.xpango.com
Source: www.xpango.com
www.xpango.com
Sumber: www.xpango.com
:: Xpango - Free Gaming Consoles, Free Mobile Phones, Free MP3 Players and Free HDTV's! ::
Sumber: www.xpango.com
www.xpango.com
www.xpango.com
Source: www.xpango.com

www.xpango.com

Sumber: www.xpango.com